Popular Post

Archive for November 2018

caraa mencegah demam berdarah


[OPINI] Mencegah dan Menangani Demam Berdarah





Liputan6.com, Jakarta Seiring datangnya musim hujan, rumah sakit kembali dipenuhi pasien demam berdarah dengue. Penyakit ini bukanlah penyakit baru, dan rumah sakit juga sudah tahu secara jelas apa yang harus dilakukan saat menerima pasien yang menderita penyakit akibat nyamuk ini.
Namun bagaimana dengan masyarakat awam?
Sekadar mengingatkan, kunci untuk menghindari berkembangbiaknya nyamuk Aides aegepty adalah tidak membiarkan adanya air tergenang, yang banyak terjadi saat musim hujan. 
Iklan layanan masyarakat yang terus ditayangkan di TV mengingatkan tentang cara mencegah demam berdarah: menguras, mengubur, dan membersihkan.
Namun, untuk bisa berhasil mencegah penularan penyakit ini, yang Anda perlu bersihkan bukan hanya lingkungan sekitar rumah Anda saja. Demam berdarah adalah penyakit lingkungan. Risiko penularannya jauh lebih luas, seluas kemampuan nyamuk pembawanya terbang.
Siklus hidup virusnya sendiri bertahan selama tujuh hari sampai dua minggu. Namun, begitu ada salah seorang warga yang terkena demam berdarah, pengasapan atau fogging hendaknya segera dilakukan sehari atau dua hari setelahnya.
Jangan lupa melindungi ruangan rumah dengan obat nyamuk, dan mengenakan lotion anti nyamuk di siang hari untuk mencegah digigit nyamuk. Terutama jika Anda memiliki anak kecil.
Gejala Demam Berdarah
Sepintas, gejala demam berdarah tidak jauh berbeda dengan demam biasa. Namun, suhu tubuh pada demam berdarah itu ibarat menaiki pelana kuda, naik turun.
Tanda dan gejala penyakit DHF (Dengue Hemorrhagic Fever) adalah :
- Meningkatnya suhu tubuh (demam tinggi selama 5 – 7 hari
- Mual, muntah, tidak ada nafsu makan, diare, konstipasi.
- Nyeri kepala menyeluruh atau berpusat pada daerah belakang mata
- Perdarahan terutama perdarahan bawah kulit, mimisan, gusi berdarah, muntah darah, bab hitam encer
- Nyeri otot, tulang sendi, dan ulu hati.
- Pembengkakan sekitar mata.
- Pembesaran hati, limpa, dan kelenjar getah bening.
- Tanda-tanda renjatan (kebiruan, kulit lembab dan dingin, tekanan darah menurun, gelisah, nadi cepat dan lemah).
Dari hari kedua sampai keempat, panas tubuh akan terus naik, dan kemudian turun pada hari ke 5-6. Namun, tubuh Anda tak terasa membaik karena otot akan terasa nyeri.
Karena itu saya selalu mengingatkan pada pasien, jika demam lebih dari tiga hari segeralah mengecek darah, agar bisa diketahui secara pasti penyebabnya.
Gejala lain pada demam berdarah adalah terjadinya pendarahan. Bisa dari hidung yakni mimisan, atau gusi yang berdarah spontan. Saat BAB pun, feses yang keluar biasanya berwarna hitam dan encer.
Pendarahan yang terjadi pada penderita DBD adalah karena menurunnya jumlah trombosit, yang berfungsi untuk membekukan darah. Normalnya, trombosit di tubuh kita berjumlah 150.000-450.000. Jika saat periksa darah, trombosit berada pada kisaran kurang dari 150.000, sudah harus diwaspadai kemungkinan demam berdarah.
Jika jumlah trombosit di bawah 100 ribu, maka sudah positif kena DBD. Namun, selain trombosit ada pemeriksaan lab yang perlu diperhatikan yaitu hematokrit, dan ada lab lainnya yang diperlukan untuk penegakkan diagnosa yang lebih pasti, yaitu pemeriksaan NS-1 dan IgG IgM anti dengue.
Pasien DBD juga berisiko mengalami pembengkakan pada hati, karena itu kadang sering merasa mual. Dan karena mudahnya terjadi pendarahan, pasien juga harus mengonsumsi makanan yang lunak. Hal ini untuk mencegah terjadinya pendarahan pada usus.
Anak yang terkena DBD bisa mengalami pembesaran hati dan munculnya cairah di dalam paru-paru yang dapat membuat pasien sesak. Hal ini karena terjadinya hemokonsentrasi, yaitu (peningkatan hematokrit >20%) menunjukkan atau menggambarkan adanya kebocoran (perembesan) plasma darah ke cairan ekstra seluler.
Terjadinya trobositopenia, menurunnya fungsi trombosit dan menurunnya faktor koagulasi (protombin dan fibrinogen), merupakan faktor penyebab terjadinya perdarahan hebat , terutama perdarahan saluran cerna.
Jika tidak segera ditangani, penderita DBD bisa mengalami penurunan kesadaran yang dapat berujung pada DSS (Dengue shock syndrome). Pada anak usia di bawah 15 tahun, banyak terjadi kematian akibat DBD.
2 dari 2 halaman

Tingkatan dan Penanganan DBD

Demam berdarah dibagi menjadi 4 tingkatan:
Derajat I
Panas 2–7 hari , gejala umum tidak khas, uji tourniquet hasilnya positif.
Derajat II
Sama dengan derajat I di tambah dengan gejala–gejala pendarahan spontan seperti
petekia (bintik-bintik merah pada kulit ), mimisan, muntah darah, BAB hitam encer, perdarahan gusi telinga dan sebagainya.
Derajat III
Penderita shock ditandai oleh gejala kegagalan peredaran darah seperti nadi lemah dan cepat (>120/menit) tekanan nadi sempit (
Derajat IV
Nadi tidak teraba, tekanan darah tidak terukur (denyut jantung >-140 mmHg), anggota gerak teraba dingin, berkeringat dan kulit tampak biru.
Pasien DBD derajat 4 harus segera dimasukkan ke ruang perawatan intensif (ICU)
Penanganan DBD
Pemberian cukup cairan adalah hal yang paling penting dalam perawatan pasien DBD. Secara keseluruhan, DBD tidak ada obatnya. Pasien akan diobati persimpton atau pergejala yang dialami.
Pasien yang demam akan diberi obat demam. Pasien mual diberi obat mual. Namun obat untuk mengobati DBD-nya sendiri tidak ada.
Jika terjadi pendarahan hebat, maka pasien akan menerima transfusi trombosit. Syarat transfusi trombosit sama seperti transfusi darah, yaitu harus dari donor yang bergolongan darah sama dengan pasien.
Pasien juga disarankan untuk meminum jus jambu dan sari kurma, yang memang bisa meningkatkan jumlah trombosit.
Hindari memakan makanan yang tajam diperut. Makanan juga sebaiknya yang lunak, agar menghindari pendarahan pada usus.
Jangan lupa juga untuk melakukan fogging di daerah tempat tinggal pasien, untuk menghindari penularan selanjutnya.

tips makanan sehat

Tips Makan Sehat untuk Anak Sekolah Dasar

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: Hello Sehat Medical Review Team.
Usia sekolah adalah usia yang tepat bagi anak-anak untuk belajar tentang makanan sehat, tubuh, dan aktivitas. Di masa sekolah, anak akan mulai disibukkan dengan kehidupan sosial, memiliki uang saku sendiri, dan mulai memilih gaya hidup mereka sendiri. Anak-anak pada usia ini belajar dengan cepat dan juga mudah dipengaruhi oleh teman-teman mereka dan tren yang sedang populer. Anak-anak membutuhkan berbagai macam makanan untuk asupan gizi yang seimbang. Jumlah aktivitas fisik yang mereka lakukan dalam sehari akan menjadi faktor penting untuk menentukan berapa banyak makanan yang mereka butuhkan. Ketika anak sibuk dan aktif, camilan penting untuk menjaga kebutuhan energi yang tinggi. Snack sehat pada pagi hari, saat istirahat, dan setelah sekolah biasanya diperlukan setiap hari.

Sarapan itu penting

Penting untuk makan sarapan bagi anak. Tidur malam yang baik diikuti dengan sarapan di pagi hari membantu anak Anda untuk tetap aktif dan menjaga konsentrasi mereka di sekolah. Kondisi ini juga membuat anak Anda tidak terlalu lapar saat pagi hari dan dapat membantu mereka beraktivitas di sekolah. Jadilah panutan dan biarkan anak Anda melihat Anda sarapan juga. Semangkuk sereal dengan susu dan buah segar atau buah yang direbus baik untuk memulai hari bagi seluruh keluarga.

Makan siang di sekolah

Banyak sekolah memiliki kantin yang menawarkan berbagai macam pilihan makanan. Sebagian besar sekolah mengikuti pedoman pemerintah untuk menyediakan pilihan makanan sehat.
Makanan yang anak Anda pilih mungkin mahal dan mengandung banyak energi, tapi rendah akan nutrisi. Alternatif lain adalah bekal dari rumah, yang merupakan cara baik untuk anak Anda belajar tentang makanan sehat dan untuk membantu Anda menyiapkannya. Berikut  saran untuk makan siang:
  • Roti lapis isi keju dan daging tanpa lemak, dengan salad
  • Biskuit dengan selai dan irisan keju dan buah-buahan atau sayuran  segar atau kering
  • Air dingin atau sekotak susu, terutama pada cuaca panas

Makanan yang perlu dibatasi

Makanan olahan yang manis, berlemak, dan asin hanya boleh diberikan dalam porsi kecil pada makanan anak Anda. Makanan yang perlu dibatasi di sekolah untuk makan siang sehari-hari antara lain:
  • Daging olahan seperti daging asap, ham, sosis
  • Keripik, biskuit manis, dan biskuit muesli dan biskuit sarapan
  • Biskuit buah dan permen buah
  • Minuman buah kotak, jus dan soda

Makanan enak dan pengaruh lingkungan

Pengaruh teman sebaya lainnya untuk makan makanan yang sedang populer pada usia ini sangat kuat. Biarkan anak Anda untuk makan jenis makanan ini sesekali, seperti di pesta-pesta, acara khusus, atau ketika seluruh keluarga juga menikmatinya. Membatasi jumlah uang jajan anak untuk di sekolah atau dalam perjalanan pulang merupakan tindakan yang terbaik.
Mengonsumsi lolipop, sekantong keripik atau makanan ringan lainnya untuk sesekali tidak ada salahnya. Namun, jika mereka makan makanan ini terlalu sering,  Anda akan mendapati anak Anda:
  • Tidak cukup makan makanan bergizi
  • Memiliki tanda-tanda kelebihan berat badan atau obesitas
  • Anda menghabiskan banyak uang. Lebih baik untuk menyediakan camilan dan makan siang buatan sendiri.
  • Anda kehilangan kesempatan untuk mengajarkan anak Anda tentang pola makan sehat

Camilan setelah sekolah

Anak-anak usia ini bisa mengalami perubahan nafsu makan tergantung pada tingkat aktivitas, oleh karena itu biarkan mereka untuk memilih berapa banyak makanan yang mereka perlukan dan tawarkan berbagai macam makanan sehat. Beberapa anak hanya makan dalam jumlah kecil di malam hari, jadi pastikan bahwa anak Anda mendapatkan snack bergizi pada sore hari.
Saran snack yang bergizi dan tidak hanya tinggi energi, seperti:
  • Roti isi dengan segelas susu
  • Sereal dan buah
  • Semangkuk sup dan roti panggang.

Waktu makan bersama keluarga

Bagi anak sekolah, waktu makan keluarga adalah kesempatan untuk berbagi dan berbicara tentang kegiatan dan kejadian hari ini. Makan malam bersama adalah waktu yang penting untuk melakukan hal ini. Berikut saran untuk makan bersama keluarga:
  • Berilah waktu untuk mengobrol dan berbagi cerita kegiatan siang hari
  • Hindari gangguan seperti televisi, radio, atau telepon
  • Biarkan anak Anda memutuskan kapan mereka sudah kenyang, jangan berdebat tentang makanan
  • Biarkan anak-anak untuk membantu menyiapkan makanan dan belanja
  • Ajarkan beberapa fakta gizi yang sederhana seperti ‘susu membuat tulangmu kuat, lho’

Minuman

Yang bisa Anda lakukan:
  • Dorong anak untuk rajin minum air putih
  • Minuman manis seperti minuman berperisa atau jus buah tidak diperlukan untuk diet sehat dan tidak dianjurkan
  • Segelas susu (atau yoghurt atau sepotong keju) sama dengan mengonsumsi produk susu. Tiga porsi dibutuhkan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan kalsium

Olahraga dan beraktivitas

Aktivitas fisik adalah bagian penting dari membentuk kesehatan yang baik. Cobalah untuk mengajarkan anak Anda untuk bergerak aktif setiap hari, seperti melakukan hobi, bermain game (bukan game konsol atau komputer), atau berolahraga. Beberapa orang tua juga mungkin khawatir tentang berat badan anak mereka. Untuk anak-anak sekolah dasar, aktivitas selama 60 menit dianjurkan setiap hari, dan dianjurkan tidak lebih dari dua jam untuk menonton TV, DVD atau permainan komputer.
Untuk meningkatkan aktivitas anak Anda, cobalah untuk:
  • Membatasi jumlah waktu yang dihabiskan saat menonton televisi bagi seluruh keluarga.
  • Lakukan aktivitas fisik dan aktif bersama-sama
  • Tonton anak Anda berolahraga
  • Ajarkan melakukan aktivitas sehari-hari, dan bukan hanya berolahraga

Tips sehat bagi anak-anak usia sekolah

Anda bisa lakukan beberapa hal di bawah ini:
  • Anak-anak membutuhkan berbagai makanan yang berbeda setiap hari
  • Camilan merupakan bagian penting dari diet yang sehat untuk anak-anak yang aktif
  • Buatlah makanan ringan bergizi, bukan hanya makanan yang tinggi energi
  • Rencanakan makan bersama keluarga
  • Nikmati waktu mengobrol dan berbagi cerita pada waktu makan.
  • Biarkan anak yang memberi tahu Anda ketika mereka sudah kenyang
  • Siapkan bekal makan siang anak Anda untuk ia bawa ke sekolah
  • Biarkan anak-anak membantu menyiapkan makanan
  • Rutin lakukan kegiatan fisik bagi seluruh keluarga
  • Anjurkan anak-anak untuk minum cukup air putih

Penting untuk diingat

  • Makanan ringan merupakan bagian penting dari diet yang sehat untuk anak-anak yang aktif, sehingga tawarkan makanan bergizi serta makanan ringan dengan energi tinggi
  • Biarkan anak-anak membantu mempersiapkan makanan
  • Sarapan adalah waktu makan yang paling penting, karena tidur malam yang baik diikuti oleh sarapan di pagi hari membantu anak Anda tetap aktif dan berkonsentrasi di sekolah
  • Batasi waktu memonton tv dan anjurkanlah untuk melakukan beberapa aktivitas fisik setiap hari.

Tag : ,

9 Keanehan, Misteri dan Teka-Teki Yang Belum Terpecahkan di Dunia Hingga Sekarang dan Bahkan Hinggga akhir Zaman Quote: Quote: 1....

- Copyright © BLOG contoh - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -